• Selasa, 13 April 2021

ACARA PRA MUSYAWARAH PUSAT 2021 BPC SILIWANGI

KOLABORASI PEMULIHAN EKONOMI KADIN KOTA BANDUNG DENGAN VETERAN TNI

KOLABORASI PEMULIHAN EKONOMI KADIN KOTA BANDUNG DENGAN VETERAN TNI Hendra Saogi Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bandung yang juga Ketua BPC Siliwangi Kota Bandung, Iwa Gartiwa membuka acara Pra Musyawarah Pusat (MUSPUS) 2021 BPC Siliwangi

KADINBANDUNG.COM Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bandung yang juga Ketua BPC Siliwangi Kota Bandung, Iwa Gartiwa membuka acara Pra Musyawarah Pusat (MUSPUS) 2021 BPC Siliwangi yang diselenggarakan pada Hari Rabu, 24 Februari 2021, di Aula Lt. 1 Graha KADIN Kota Bandung, Jalan Talaga Bodas No. 31 Kota Bandung.

Dalam acara yang dihadiri oleh Ketua Umum BPC Siliwangi Pusat Letjen TNI PURN. H. Endang Suwarya, serta sejumlah anggota  Dewan Pengurus BPC Siliwangi, Kol.  TNI PURN H. Hidayat KN, Bambang Pujadi, Kol. TNI PURN. H. Tatang Taspian,  Brigjen TNI (PURN) H. Darmawi, Kol. TNI (PURN) H. Ade Djamhuri, H. Rustam Hutabarat, serta tamu undangan khusus Mayjen TNI (PURN) H. Dedi Kusnadi, Brigjen TNI (PURN) Nasuka, Letkol PURN H. Barkah Rosadi,  Bambang Irawan dan  Djulaiha Sukmana,  Iwa Gartiwa menyampaikan beberapa program yang tengah dilakukan oleh Kadin Kota Bandung.

Disampaikan Iwa dalam sambutannnya merupakan suatu kebanggaan acara Pra Musyawarah Pusat (MUSPUS) BPC Siliwangi  ini serta  Pengukuhan Ketua Umum BPC Siliwangi Jawa Barat 2021-2026  pada tanggal 3 Maret mendatang   diselenggarakan  di Gedung KADIN Kota Bandung, ujar Iwa.

Iwa juga mengatakan bahwa ”Sejauh ini  KADIN Kota Bandung dalam masa pendemi covid-19 terus berkiprah, karena kalau kita lihat dalam masa pandemi ini kondisi ekonomi sungguh luar biasa, bisa dkatakan “terjun payung” dan cukup berat, oleh karenanya KADIN Kota Bandung berupaya  bagaimana mendongkrak terutama sebagai tulang punggung ekonomi negara yaitu para UMKM supaya bisa bangkit kembali”, ungkap Iwa. 

“Dan Syukur Alhamdulillah, dibanding daerah-daerah lain di seluruh Indonesia,  Bandung dan Makasar ekonominya tumbuh pada masa pandemi ini , sedang daerah-daerah lain belum, karena Bandung punyai nilai strtategis sebagai Ibu Kota, kemudian juga punya potensi  demografis yaitu dengan tenaga kerja produktif, anak mudanya banyak, inovatif dan kreatif, sehingga bisa mendongkrak lebih cepat  ekonomi Kota Bandung”, ujarnya.

Kadin Kota Bandung sendiri sudah melaksanakan yang namanya Gerakan Ekonomi Bandung Bangkit  (GEBB), dan pada bulan  Desember 2020  Kami juga ditunjuk oleh Walikota Bandung sebagai Wakil Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Ekonomi Kota Bandung”, terang Iwa

Setiap hari Senin dan Kamis KADIN Kota Bandung mengadakan kegiatan, Coffee Monday dan Kamis Manis Ngobrol bIsnis, dan saya menghimbau kepada warga Kota Bandung, terutama UMKM kalau ada masalah usaha silakan datang ke  ke Kadin Kota Bandung, kita adakan dialog tiap hari Senin dari jam 08.30. sampai jam 11.30 WIB,  kalau dulu semacam acara “kelompencapir”, tapi ini UMKM , mereka curhat segalanya, masalah modal, perizinan, pemasaran, dan lain sebagainya, mereka curhat, kemudian kita fasilitasi, dan alhamdulillah peminat sudah 300 orang, mengingat harus menjaga protokol kesehatan, maka kita atur  hanya 30 orang peserta saja tiap seasonnya, dan kita sudah 32 season” jelas Iwa    

Selanjutnya  Iwa mengatakan untuk tiap hari Kamis  kita mengadakan pelatihan –pelatihan yang diinginkan dan aspirasi dari peserta tiap hari Senin, peserta ingin pelatihan apa kita kumpulkan, kemudian mengadakan kegiatan hari kamis,  itu sudah tematik “ tambah Iwa.

Lebih lanjut Iwa juga menyampaikan bahwa sekarang Kadin Kota Bandung sudah membuat semacam LAZ (Lembaga Amil Zakat), tetapi karena SK-nya harus dari Pusat, dari Baznas, maka untuk sementara  kita sekarang bikin UPZ (Unit Pengelola Zakat) dulu, mungkin nanti selanjutnya ke  LAZ, kenapa saya bikin ini karena para pengusaha itu sudah tahu, sadar zakat, tapi mereka bingung ingin bayar zakat harus kemana, sehingga kami optimalkan zakat ini, mudah-mudahan kedepan kita bisa mengurangi menyebarnya “bank emok” atau rentenir , itu yang kita inginkan, sehing kita bisa membantu para pengusaha termasuk UMKM.  Selanjutnya Iwa  juga mengatakan saat ini Kadin Kota Bandung juga sudah punya Majalah Entrepreneur baik dalam bentuk cetak juga digital.

Menurut Iwa semua kegiatan yang dilakukan Kadin Kota Bandung intinya adalah bagaiaman supaya Kadin Kota Bandung untuk berkontribusi dan bermanfaat bagi Indonesia dan dunia, dan dari kegiatan-kegitan tersebut mudah-mudahan nanti ada sinergi dengan BPC Siliwangi , misalnya kerjasama pengelolaan warung, juga diharapkan bisa mejalankan pendidikan pensiunanpreneur ,  sementara yang sudah kita lakuka dengan beberapa instansi , mudah-mudahan nanti bisa bekerjasama dengan  BPC Siliwangi  untuk para pensiunan anggota TNI’, ujar Iwa.      

Dikatakan pula bahwa Kadin Kota Bandung mendapat amanah sebagai fasilitator dalam penyaluran dana untuk koperasi dari pemerintah (LPDB), untuk itu bagi koperasi yang berminat bisa menghubungi Kadin Kota Bandung”, pungkas Iwa.

Sementara itu Ketua Umum BPC Siliwangi Pusat Letjen TNI PURN. H. Endang Suwarya menyampaikan bahwa BPC Sliwangi adalah ormas perjuangan yang didirikan dengan tujuan ingin mewariskan / menurunkan kepada generasi penerus nya baik sipil maupun TNI, nilai-nilai luhur Siliwangi , yang sangat intrisik , yang tidak bisa dibeli oleh uang, tidak bisa diraba yang hanya dirasakan oleh jiwa, yaitu nilai-nilai keikhlasan, selalu berpikir untuk kepentingan rakyat, mau berkorban harta dan jiwanya untuk rakyat dan ingin mendidik negarawan-negarawan sejak dini di daerah-daerah, tidak hanya di kota, untuk kepentingan masyarakat, diantaranya dengan membangun rumah sakit, Universitas-universitas, dan juga dibidang ekonomi  melalu usaha koperasi PBC Siliwangi”, jelas Endang Suwarya.

Selanjutnya dijelaskan oleh Bambang Pujadi koperasi BPC Siliwangi adalah Koperasi Produsen, program yang sedang berjalan (existing program) adalah simpan pinjam 252 anggota dengan dana 800 juta, budidaya pertanian di Majalengka, Ciamis dan tasikmalaya (lahan Yayasan Unsil) luas 37 ha,  pupuk organik di Cikalong Wetan, serta program yang akan datang yaiu program pendidikan smk telekomunikasi dan implementasi inkubator Yayasan Unsil di Majalengka, Ciamis, dan Tasikmalaya”, demikian terang Bambang.

Editor: Ridwan Kurniawan

Bagikan melalui:

Komentar