• Jumat, 26 Februari 2021

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh di Kepulauan Seribu

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh di Kepulauan Seribu Asep Ruslan Ditemukan beberapa kepingan yang diduga bagian dari Pesawat SJY182 pada Sabtu (9/1/2021) (Dok. Basarnas)

KADINBANDUNG,COM - Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak jatuh di Kepulauan Seribu setelah mengalami hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 14.40 WIB.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati mengatakan, pesawat take off dari Bandara Soetta, Tangerang, pukul 14.36 WIB dan hilang pukul 14.40 WIB. Hanya 4 menit terbang, pesawat mengalami hilang kontak.  

"Saat diketinggian 17.000 kaki. Lalu, pesawat naik ke ketinggian 29.000 kaki. Pukul 14.39 WIB, pihak ATC menanyakan arah pesawat. Lalu dalam hitungan detik, pesawat hilang dari radar," ujar Adita Irawati di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, Sabtu (9/1/2021) malam.

Menurut Adita, sesuai data manifes di dalam pesawat terdapat 62 orang, terdiri atas 50 penumpang. Perinciannya, 40 penumpang dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi. Ditambah, jumlah 6 kru aktif dan 6 kru cadangan.

"Kami masih terus melakukan koordinasi dengan Basarnas, KNKT, pihak terkait dan maskapai Sriwijaya Air," ujarnya. Kemenhub, tutur Adita Irawati, TNI Angkatan Laut, Polda Metro Jaya, dan Basarnas mengerahkan peralatan untuk melakukan pencarian di tempat jatuhnya pesawat. 

"Begitu dengar ada peristiwa ini Kemenhub telah melakukan pencarian dan dikerahkan kapal dan armada kapal dari TNI, Pol Air Polda Metro Jaya, dan Basarnas," tutur Adita.

Armada yang dikerahkan dari TNI AL antara lain, KRI Teluk Gili Manuk (onboard Tim Kopaska), KRI Kurau, KRI Parang, KRI Teluk Cirebon, KRI Tjiptadi, KRI KRI Cucut -866, KRI Tengiri, dan 2 Sea Rider Kopaska, serta 2 kapal Tunda yakni  TD. Galunggung dan Malabar. Selain itu, TNI AL juga menyiapkan Heli Nbell 412 EP HU 4205 onboard KRI Bontang  posisi sandar dermaga JICT Jakarta siap dukung Operasi SAR.

"Dari TNI ada KRI Lalat, KRI Kurau, KRI Cut Nyak Dien. Pol Air Polda Metro Jaya mengerahakn enam kapal. Jajaran saat ini bergerak cepat mencari dan melakukan penyelamatan," katanya.

Ditempat terpisah Deputi Bidang Operasi Basarnas Mayjen TNI Bambang Suryo Aji mengatakan, Basarnas membuka posko di Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) 2. Dia menargetkan malam ini dapat menemukan kemungkinan titik lokasi jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ 182. 

“Kami buka posko di JICT II. Malam ini konsep kami adalah  mencari titik lokasi di mana tepatnya pesawat itu dimungkinkan jatuh,” kata Mayjen TNI Bambang dalam konferensi pers virtual, Sabtu (9/1/2021) malam.

Menurutnya, jika mendapatkan titik lokasi malam ini, pendalaman dan pencarian akan dilakukan esok hari.

“Setelah mendapatkan lokasi pasti, besok pagi kami akan melaksanakan pencarian dan pendalaman,” ujarnya. 

Menurut Mayjen TNI Bambang Suryo Aji, personelnya telah berada di lapangan untuk mencari serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Jakarta-Pontianak yang hilang kontak dan kemungkinan jatuh diantara Pulau Laki dan Pulau Lancang.

Bambang pun mengungkapkan masalah dalam pencarian adalah visibility atau jarak pandangkarena malam hari. Namun Basarnas akan berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan lokasi titik jatuhnya pesawat.

“Personel Basarnas telah menemukan beberapa bagian dari pesawat,” pungkasnya.

Editor: Asep Ruslan

Bagikan melalui:

Komentar